Lima Pelajar Bawa Golok dan Celurit Hendak Tawuran di Ciputat, Digelandang Polisi
Lima pelajar diamankan personel Brimob di Jalan WR Supratman, Ciputat Timur, Tangsel, Minggu dini hari. Polisi menyita satu golok, dua celurit, dua sepeda motor dan empat telepon seluler. Kelima pelajar kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk menjalani proses lebih lanjut.
Tangsellife.com - Aksi tawuran antarpelajar kembali nyaris terjadi di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Lima pelajar diamankan polisi saat diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Ciputat Timur, Minggu (23/8/2026) dini hari.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan. Barang bukti yang diamankan berupa satu golok dan dua celurit.
Selain senjata tajam, polisi juga mengamankan dua sepeda motor dan empat telepon seluler dari lokasi.
Lima pelajar tersebut diamankan oleh personel Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya yang tengah melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah lokasi rawan gangguan keamanan.
Ditemukan Saat Polisi Patroli
Penyisiran dilakukan di Jalan WR Supratman, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur. Petugas mendapati sekelompok pemuda yang berada di kawasan tersebut.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan, petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan sejumlah barang yang mengarah pada dugaan persiapan tawuran.
“Lima pelajar kemudian dibawa petugas setelah ditemukan satu golok, dua celurit, dua sepeda motor, dan empat telepon seluler,” ujar Henik.
Menurut Henik, kejadian tersebut juga mengakibatkan sebuah gerobak milik warga mengalami kerusakan.
“Peristiwa tersebut juga mengakibatkan satu gerobak milik warga mengalami kerusakan,” katanya.
Petugas selanjutnya mengamankan kelima pelajar beserta barang bukti untuk diserahkan kepada pihak berwenang guna menjalani proses lebih lanjut.
Patroli Sasar Lokasi Rawan
Henik menjelaskan, keberadaan personel Brimob di sejumlah titik merupakan bagian dari kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dengan sistem rayonisasi.
Patroli tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya kejahatan jalanan maupun aksi antarkelompok.
Sebelum menyisir Jalan WR Supratman, personel Batalyon C Pelopor berpatroli di sejumlah ruas jalan di wilayah Ciputat Timur dan Ciputat.
“Personel harus mampu membaca potensi kerawanan dan bertindak cepat ketika menemukan indikasi gangguan keamanan. Setiap temuan yang mengarah pada tindak pidana akan ditindaklanjuti sesuai prosedur bersama jajaran kewilayahan,” tegas Henik.
Setelah situasi dinilai terkendali, kelima pelajar berikut barang-barang yang ditemukan di lokasi diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses lebih lanjut.
Orang Tua Diminta Lebih Ketat Awasi Anak
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka.
Pengawasan dinilai semakin penting, khususnya pada malam hingga dini hari, saat potensi aksi tawuran dan kejahatan jalanan dapat meningkat.
Budi juga meminta para pelajar tidak mudah terprovokasi ajakan untuk melakukan kekerasan, terlebih membawa senjata tajam.
“Kami mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat bersama-sama menjaga anak-anak kita agar tidak terlibat tawuran maupun kegiatan yang membahayakan,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa membawa senjata tajam dan terlibat tawuran bukan hanya membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, tetapi juga dapat berujung pada proses hukum.
“Jangan membawa senjata tajam dan jangan mudah terprovokasi ajakan untuk melakukan kekerasan,” tegas Budi.
Masyarakat yang mengetahui adanya potensi gangguan keamanan juga diminta segera melapor kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.
