Modus Sales HP, Emak-emak di Ciputat Diduga Dihipnotis hingga Kalung Emas Raib
Seorang perempuan yang sedang menjaga warung di Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, diduga menjadi korban pencurian dengan modus sales HP. Korban didatangi dua orang yang mengaku sebagai sales dan kemudian diminta melepas kalung emasnya. Polisi masih menyelidiki identitas serta keberadaan pelaku.
Tangsellife.com - Aksi pencurian dengan modus menyamar sebagai sales handphone (HP) terjadi di wilayah Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Seorang perempuan yang sedang menjaga warung diduga menjadi korban setelah didatangi dua orang yang mengaku sebagai tenaga pemasaran HP.
Dalam kejadian tersebut, kalung emas milik korban raib. Polisi kini masih menyelidiki aksi pencurian yang diduga menggunakan modus hipnotis tersebut.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (18/8/2026) siang.
Saat kejadian, korban sedang menjaga warung. Tiba-tiba dua orang datang dan mengaku sebagai sales HP.
Keduanya kemudian berbicara dengan korban hingga akhirnya korban diminta melepas kalung yang sedang dikenakannya.
“Awal mula kejadian, pada saat korban sedang menjaga warung, tiba-tiba dihampiri oleh dua orang sales handphone. Selanjutnya korban tanpa sadar diminta membuka kalung untuk diberikan kepada saksi,” kata Bambang, Kamis (20/8/2026).
Kalung Emas Dibawa Pelaku
Korban kemudian menyerahkan kalung tersebut tanpa menyadari bahwa dirinya diduga sedang menjadi sasaran pencurian.
Begitu mendapatkan kalung emas, kedua pelaku langsung membawa barang tersebut dan meninggalkan lokasi.
Polisi yang menerima informasi kejadian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Petugas juga melakukan penyelidikan awal guna mencari petunjuk mengenai identitas para pelaku.
Korban selanjutnya diarahkan untuk membuat laporan polisi agar kasus tersebut dapat diproses lebih lanjut.
“Selanjutnya korban diarahkan untuk membuat laporan polisi di Polsek Ciputat Timur guna proses lebih lanjut,” ujar Bambang.
Aksi Terekam Kamera dan Beredar di Medsos
Aksi pencurian tersebut juga sempat terekam kamera dan videonya kemudian beredar di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat aktivitas di sebuah warung ketika korban didatangi oleh orang yang diduga pelaku.
Aksi berlangsung cukup singkat. Setelah mendapatkan kalung korban, pelaku kemudian meninggalkan lokasi.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
Masyarakat juga diimbau lebih waspada terhadap orang tidak dikenal yang menawarkan barang atau jasa dengan meminta korban menyerahkan barang berharga.
