APBD Perubahan Tangsel 2026 Bertambah Rp100 Miliar, Banjir dan Kemacetan Jadi Prioritas
APBD Perubahan Kota Tangerang Selatan 2026 bertambah lebih dari Rp100 miliar. Tambahan anggaran tersebut akan dialokasikan ke sekitar 11 OPD untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, kepemudaan, ketenagakerjaan, serta penanganan banjir dan kemacetan.
Tangsellife.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2026 bertambah lebih dari Rp100 miliar. Tambahan anggaran tersebut akan diarahkan untuk sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari pendidikan dan kesehatan hingga penanganan banjir serta kemacetan.
Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) telah dilakukan Pemerintah Kota Tangsel bersama DPRD Tangsel dalam pembahasan Perubahan APBD 2026.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, dengan adanya penambahan tersebut, total belanja daerah dalam APBD Perubahan 2026 mencapai lebih dari Rp5 triliun.
“Memang ada penambahan sekitar Rp100 miliar lebih di perubahan APBD ini menjadi 5,8 belanjanya jadi Rp5 triliun lebih,” ujar Benyamin seusai mengikuti rapat paripurna di DPRD Tangsel, Senin (24/8/2026).
OPD Mulai Susun RKA Perubahan
Setelah KUA dan Perubahan PPAS disepakati, tahapan berikutnya akan dilakukan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Setiap OPD akan menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Perubahan. Dokumen tersebut selanjutnya akan dibahas sebelum ditetapkan menjadi APBD Perubahan Kota Tangsel 2026.
Benyamin meminta seluruh proses dilakukan tepat waktu agar pelaksanaan program pemerintah tidak terganggu karena waktu pelaksanaan anggaran perubahan cukup terbatas.
“Tinggal nanti tugas dinas, membuat RKA Perubahan. Setelah itu nanti dibahas untuk menjadi APBD. Nah, kita harapkan termin waktunya supaya tidak terlambat,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar OPD tidak memasukkan pekerjaan fisik yang membutuhkan waktu pengerjaan panjang.
Menurut Benyamin, kebijakan tersebut penting karena pelaksanaan APBD Perubahan dilakukan menjelang akhir tahun sehingga program yang dipilih harus realistis untuk diselesaikan.
11 OPD Dapat Tambahan Anggaran
Tambahan anggaran lebih dari Rp100 miliar tersebut akan diberikan kepada sejumlah OPD yang dinilai membutuhkan dukungan tambahan.
Sedikitnya terdapat sekitar 11 OPD yang telah diverifikasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tangsel.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, kepemudaan dan olahraga, serta ketenagakerjaan.
Selain sektor tersebut, Pemkot Tangsel juga memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan perkotaan yang dinilai membutuhkan penanganan segera.
Dua di antaranya adalah banjir dan kemacetan, yang hingga kini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Tangsel.
Masuk Dalam APBD Perubahan 2026
Benyamin memastikan tambahan anggaran tersebut tetap berasal dari struktur APBD dan nantinya dituangkan secara resmi dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan APBD 2026.
“Semuanya di APBD. Semuanya karena ini nanti bentuknya Peraturan Daerah, tentu dituangkan di dalam APBD,” ujarnya.
Dengan bertambahnya anggaran, Pemkot Tangsel diharapkan dapat mempercepat sejumlah program prioritas, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat dan persoalan perkotaan.
Pemkot juga diminta memastikan tambahan anggaran tersebut digunakan secara efektif dan tidak menimbulkan pekerjaan yang justru sulit diselesaikan hingga berakhirnya tahun anggaran 2026.
