Pilar Targetkan Stunting Tangsel Turun ke 7,5 Persen
Tangsellife.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan penurunan angka stunting menjadi 7,5 persen pada tahun 2026. Target ini menjadi fokus utama dalam upaya percepatan penanganan stunting Tangsel 7,5 persen melalui program lintas sektor.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan saat ini angka stunting di Tangsel berada di kisaran 10,5 persen berdasarkan hasil survei terbaru. Angka tersebut sebelumnya tercatat 9,2 persen, namun mengalami perubahan akibat penyesuaian indikator penilaian dari pemerintah pusat.
Stunting Tangsel 7,5 Persen Jadi Target Utama
Program penurunan stunting Tangsel 7,5 persen menjadi prioritas Pemkot Tangsel dengan melibatkan seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait. Pilar menegaskan dirinya ditunjuk sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting sejak awal masa jabatan.
“Saya ditunjuk sebagai Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting untuk mengoordinasikan seluruh perangkat daerah agar bersama-sama menurunkan angka stunting,” ujar Pilar.
Stunting Tangsel 7,5 Persen Fokus Intervensi Lintas Sektor
Menurut Pilar, persoalan stunting Tangsel 7,5 persen tidak hanya berkaitan dengan gizi, tetapi juga dipengaruhi faktor lain seperti sanitasi, ekonomi keluarga, hingga kesehatan ibu hamil.
Pemkot Tangsel kini melakukan pemetaan wilayah dan kelompok masyarakat yang berisiko stunting untuk menentukan intervensi yang lebih tepat sasaran.
“Kalau masalahnya sanitasi, maka diperbaiki sanitasi. Kalau ekonomi, maka dibantu peningkatan pendapatan keluarga,” jelasnya.
1.000 Hari Pertama Jadi Kunci Stunting Tangsel
Penanganan stunting Tangsel 7,5 persen difokuskan pada periode emas, yaitu 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari sebelum kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Pilar menegaskan bahwa fase tersebut sangat menentukan tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting.
Dinkes Tangsel Optimistis Turunkan Stunting
Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, menyatakan optimistis target penurunan stunting dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor.
Informasi program kesehatan dapat diakses melalui situs resmi Pemkot Tangsel:
https://www.tangerangselatankota.go.id
Berbagai program telah dijalankan, seperti pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri, pelayanan ibu hamil, hingga pemberian makanan tambahan bagi balita.
Data Stunting Tangsel Masih Jadi Evaluasi
Meski survei mencatat angka stunting naik menjadi 10,5 persen, data berbasis EPPGBM menunjukkan angka yang jauh lebih rendah, yakni sekitar 0,7 persen dari balita yang ditimbang.
Perbedaan data ini akan terus dievaluasi untuk memastikan kebijakan penanganan stunting Tangsel 7,5 persen tepat sasaran.
Kolaborasi Jadi Kunci Turunkan Stunting
Pemkot Tangsel menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan satu sektor saja. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat.
“Dengan kolaborasi yang kuat, target penurunan stunting di Tangsel bisa tercapai,” tutup Allin.
