Sabtu, 01 Agt 2026 NasionalHukum & KriminalEkonomiSeputar TangselTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Pemkot Tangsel Dorong Pendidikan Inklusif, Target Semua Sekolah Ramah ABK

✍️ S Jule P 🕒 24 Jun 2026 👁️ 18x dibaca
Pemkot Tangsel Dorong Pendidikan Inklusif, Target Semua Sekolah Ramah ABK

Tangsellife.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan menargetkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP, menerapkan pendidikan inklusif sebagai upaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan bahwa pendidikan inklusif tidak berarti semua siswa mendapatkan metode pembelajaran yang sama.

Menurutnya, setiap anak memiliki kebutuhan berbeda sehingga memerlukan pendekatan yang disesuaikan agar tetap memiliki kesempatan yang setara dalam meraih masa depan yang baik.

“Sebaliknya, setiap anak memerlukan pendekatan yang berbeda agar memiliki kesempatan yang sama dalam meraih masa depan yang baik,” kata Pilar saat menghadiri sosialisasi PP TUNAS di Puspemkot Tangsel.

Kesetaraan Akses Jadi Fokus Utama

Pilar menegaskan bahwa konsep pendidikan inklusif berfokus pada kesetaraan akses pendidikan, bukan penyamaan metode pembelajaran di semua peserta didik.

“Inklusif itu bicara kesetaraan. Bukan berarti diajarkan dengan standar yang sama, tetapi dengan pendekatan yang berbeda agar tujuannya sama, yaitu mereka memiliki masa depan yang cerah,” ujarnya.

Penambahan Guru Pendamping Ditargetkan

Untuk memperkuat implementasi pendidikan inklusif, Pemkot Tangsel akan terus menambah jumlah guru pendamping melalui program sertifikasi yang dilaksanakan setiap tahun.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mengkaji pemberian insentif bagi guru pendamping sebagai bentuk apresiasi atas tugas tambahan yang mereka jalankan di sekolah.

“Minimal satu sekolah memiliki satu guru pendamping. Sertifikasinya akan terus kita tambah, dan ke depan sedang kita rumuskan kemungkinan pemberian insentif agar mereka semakin termotivasi,” kata Pilar.

Pelatihan Guru dan Layanan Transportasi ABK

Dalam dua tahun terakhir, Pemkot Tangsel juga telah meningkatkan kapasitas guru melalui berbagai pelatihan khusus agar memiliki kompetensi dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus.

Selain itu, Pemkot Tangsel menyediakan layanan transportasi sekolah gratis bagi ABK. Saat ini terdapat tiga armada khusus yang setiap hari melayani antar jemput siswa berkebutuhan khusus.

“Alhamdulillah saat ini ada tiga kendaraan yang selalu terisi penuh oleh anak-anak berkebutuhan khusus. Ini menunjukkan bahwa kehadiran pemerintah daerah sangat tepat,” ucapnya.

SP
S Jule PRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update