Sabtu, 01 Agt 2026 NasionalHukum & KriminalEkonomiSeputar TangselTeknologi
Breaking
Beranda › Teknologi
Teknologi

Pemkot Tangsel Cari Solusi Kabel Semrawut, Siapkan Tiang Terpadu

✍️ Nalendra 🕒 23 Jun 2026 👁️ 19x dibaca
Pemkot Tangsel Cari Solusi Kabel Semrawut, Siapkan Tiang Terpadu

Tangsellife.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mencari solusi untuk mengatasi persoalan kabel utilitas yang masih semrawut di sejumlah ruas jalan utama.

Selain melanjutkan program penurunan kabel ke bawah tanah, Pemkot kini mengkaji konsep tiang terpadu sebagai alternatif penataan jaringan utilitas agar lebih rapi dan terkontrol.

Kabel Semrawut Tangsel Jadi Sorotan

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan penataan kabel di wilayahnya sudah dilakukan melalui kerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

Namun, pelaksanaannya masih terkendala, terutama karena proses pemindahan kabel ke bawah tanah membutuhkan biaya besar dan kesiapan operator.

“Secara teknis mereka harus menyediakan kabel baru yang ditanam di bawah tanah. Harganya juga cukup mahal,” ujar Pilar, Senin (22/6).


Pemkot Tangsel Kaji Konsep Tiang Terpadu

Menurut Pilar, kondisi tersebut membuat Pemkot mulai mempertimbangkan konsep tiang terpadu sebagai solusi tambahan.

Konsep ini memungkinkan seluruh kabel utilitas dipusatkan pada satu tiang bersama sehingga lebih tertata dan tidak menumpuk di udara.

“Kalau proses kabel bawah tanah berjalan lambat, kita kombinasikan dengan tiang terpadu supaya lebih rapi dan tidak ada penambahan kabel ilegal,” jelasnya.


Bukan Sekadar Estetika, Tapi Keselamatan

Pilar menegaskan bahwa penataan kabel semrawut tidak hanya soal estetika kota, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat.

Kondisi kabel yang menjuntai hingga tiang yang tidak layak dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Ini menyangkut keselamatan dan wajah kota, jadi harus ditangani serius,” tegasnya.


Inventarisasi Titik Prioritas

Untuk mempercepat penanganan, Pemkot Tangsel melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) tengah melakukan inventarisasi titik-titik prioritas penataan.

Sumber pendanaan juga disiapkan dari berbagai opsi, mulai dari APBD, CSR, hingga kerja sama dengan APJATEL.

“Saat ini kita inventarisasi dulu. Mana yang paling urgen akan jadi prioritas,” kata Pilar.


Target Penataan hingga 2030

Kepala DSDABMBK Tangsel, Robbi Cahyadi, mengatakan penataan jaringan utilitas di koridor jalan utama ditargetkan selesai secara bertahap hingga tahun 2030.

Tahun ini, terdapat delapan ruas jalan yang masuk program penataan kabel, dengan total panjang mencapai 16.825 meter.

Delapan ruas tersebut antara lain Jalan Pondok Betung, Kertamukti–Purnawarman, Villa Melati Mas Raya, Jelupang Raya, Rawa Buntu Utara, Surya Kencana–Reni Jaya, Jalan Pahlawan, serta Lengkong Gudang Timur.


Harapan Wujudkan Kota Lebih Rapi

Robbi menambahkan, Pemkot juga menargetkan penataan koridor jalan yang lebih modern, termasuk pedestrian, marka jalan, rambu lalu lintas, hingga jaringan utilitas yang tertib.

“Kalau semua tertata, kesan kumuh akibat kabel semrawut bisa berkurang dan keselamatan masyarakat lebih terjamin,” pungkasnya.

N
NalendraPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update