Senin, 07 Sep 2026 NasionalHukum & KriminalEkonomiSeputar TangselTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Sekolah di Tangsel Sepi, Siswa Ikuti PJJ dari Rumah

✍️ Nalendra 🕒 07 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
ilustrari kegiatan pembelajaran jarak jauh di tangsel
ilustrari kegiatan pembelajaran jarak jauh di tangsel Foto: (DOK. TANOTO FOUNDATION)

Sekolah TK hingga SMP di Tangsel menerapkan PJJ akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Siswa belajar dari rumah.

Tangsellife.com - Sekolah-sekolah di Tangerang Selatan (Tangsel) mendadak sepi. Ruang kelas yang biasanya dipenuhi aktivitas belajar siswa kini kosong setelah Pemerintah Kota Tangsel memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk jenjang TK, SD hingga SMP.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah kesiapsiagaan menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Di rumah, sejumlah siswa tetap bersiap mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Seragam sekolah lengkap dikenakan, buku pelajaran dan alat tulis dikeluarkan dari tas.

Salah satunya Afiqa Emery Humaira, siswi kelas IX SMP Negeri 12 Tangerang Selatan. Senin (9/9/2026), Afiqa sudah bersiap mengikuti pembelajaran dari rumah menggunakan handphone miliknya.

Buku matematika, ilmu sosial hingga bahasa Inggris disiapkan. Dengan teliti, Afiqa mengikuti petunjuk pembelajaran yang diberikan wali kelas.

"Hari ini PJJ," kata Afiqa singkat.

Sang ibu turut mendampingi Afiqa selama mengikuti pembelajaran dari rumah. Meski tetap bisa mengikuti pelajaran melalui PJJ, Afiqa mengaku lebih senang belajar secara tatap muka di sekolah.

Menurutnya, belajar langsung bersama guru membuat siswa lebih mudah bertanya ketika ada materi yang belum dipahami.

"Kalau ada yang kurang dimengerti bisa langsung tanya ke guru," ujarnya.

Sekolah Mendadak Sepi

Sementara itu, suasana berbeda terlihat di SMP Negeri 12 Tangsel yang berada di Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren.

Lorong-lorong sekolah hingga ruang kelas tampak kosong. Tidak terlihat aktivitas siswa seperti biasanya.

Kepala SMP Negeri 12 Tangsel, Mulmis Wariyanti, mengatakan PJJ belum tentu hanya berlangsung selama satu hari.

Keputusan mengenai apakah pembelajaran jarak jauh akan dilanjutkan masih menunggu pembahasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel.

"Nanti ada zoom," terang Wariyanti.

Meski siswa belajar dari rumah, mayoritas guru dan petugas kebersihan tetap datang ke sekolah.

Para guru tetap menjalankan tugasnya dengan memandu peserta didik mengikuti pembelajaran jarak jauh dari sekolah.

Berharap Aktivitas Belajar Kembali Normal

Wariyanti berharap kondisi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tidak berlangsung lama.

Ia berharap aktivitas belajar mengajar (KBM) dapat segera kembali berjalan normal sehingga para siswa bisa kembali belajar secara tatap muka di sekolah.

"Sehingga kami bisa beraktivitas KBM seperti biasa," tutupnya.

N
NalendraPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update