Sabtu, 01 Agt 2026 NasionalHukum & KriminalEkonomiSeputar TangselTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Dindikbud Tangsel Buka Posko Terpusat SPMB 2026, Layani Informasi hingga Kendala Pendaftaran Online

✍️ S Jule P 🕒 24 Jun 2026 👁️ 18x dibaca
Dindikbud Tangsel Buka Posko Terpusat SPMB 2026, Layani Informasi hingga Kendala Pendaftaran Online

Tangsellife.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan membuka posko layanan terpusat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di kantor Dindikbud Tangsel. Posko ini mulai beroperasi sejak tahapan pendaftaran dibuka dan akan melayani masyarakat hingga seluruh proses penerimaan siswa selesai.

Sekretaris Dindikbud Tangsel, Billy Sukarsana, mengatakan posko tersebut dibentuk untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi sekaligus menyelesaikan berbagai kendala selama proses pendaftaran berlangsung.

“Posko terpusat di kantor kami memberikan tiga layanan utama,” ungkap Billy, Selasa (23/6/2026).

Tiga Layanan Utama Posko SPMB

Billy menjelaskan, posko SPMB 2026 memiliki tiga layanan utama. Pertama, memberikan informasi lengkap terkait petunjuk teknis (juknis) SPMB 2026. Kedua, membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses sistem pendaftaran karena seluruh proses dilakukan secara online. Ketiga, memberikan pendampingan terkait kelengkapan serta persyaratan berkas yang dibutuhkan calon peserta didik.

Menurutnya, posko ini diharapkan menjadi pusat bantuan bagi orang tua maupun siswa yang mengalami kendala selama proses pendaftaran.

Disiapkan Petugas dan Layanan Hotline

Posko pelayanan dibuka setiap hari selama tahapan SPMB berlangsung. Dindikbud Tangsel juga menyiapkan empat hingga lima petugas pelayanan setiap hari, termasuk petugas hotline dan satu personel yang bertugas sebagai penghubung dengan seluruh satuan pendidikan di Kota Tangsel.

“Dindikbud menyiapkan empat hingga lima petugas pelayanan setiap hari, termasuk petugas hotline,” ujar Billy.

Kendala Masih Didominasi Akses Digital

Billy mengakui, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kendala terbesar dalam pelaksanaan SPMB adalah proses pendaftaran berbasis daring. Tidak semua masyarakat terbiasa menggunakan sistem digital sehingga masih membutuhkan pendampingan.

“Sekarang kami sudah murni menggunakan sistem online. Sementara tidak semua masyarakat Tangsel terbiasa menggunakan media digital tersebut,” jelasnya.

Selain itu, keterbatasan daya tampung sekolah negeri juga masih menjadi tantangan utama dalam proses penerimaan siswa baru di Kota Tangsel.

Harapan Dindikbud Tangsel

Melalui posko terpusat ini, Dindikbud Tangsel berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih jelas, pendampingan yang memadai, serta kemudahan dalam menyelesaikan berbagai kendala administrasi selama proses SPMB 2026 berlangsung.

SP
S Jule PRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update