Tangsel Perluas Internet Gratis ke Masjid dan Musala, Dukung Ekonomi Digital hingga Syiar Keagamaan
Tangsellife.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperluas akses internet gratis ke berbagai fasilitas publik, termasuk rumah ibadah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi percepatan transformasi digital sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi era ekonomi digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, mengatakan bahwa penyediaan akses internet gratis tidak hanya bertujuan menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.
Masjid Didorong Menjadi Pusat Aktivitas Masyarakat
Menurut Asep, rumah ibadah memiliki peran penting dalam pembinaan masyarakat, khususnya generasi muda. Karena itu, keberadaan akses internet di lingkungan masjid diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan positif dan produktif.
"Masjid harus menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan dan pembinaan generasi muda," ujar Asep dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Ia menilai pemanfaatan teknologi digital di lingkungan rumah ibadah dapat memperluas akses informasi, pendidikan, hingga aktivitas sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Ratusan Masjid dan Musala Sudah Terhubung Internet Gratis
Diskominfo Tangsel mencatat saat ini layanan internet gratis telah menjangkau ratusan fasilitas keagamaan di wilayah Kota Tangerang Selatan.
Sebanyak 379 masjid dan 376 musala telah mendapatkan fasilitas akses internet gratis dari pemerintah daerah. Selain rumah ibadah, layanan serupa juga tersedia di berbagai ruang publik yang menjadi pusat aktivitas warga.
"Di taman-taman kota, rumah sakit, dan beberapa tempat berkumpulnya masyarakat seperti balai warga juga telah tersedia layanan internet gratis," kata Asep.
Lebih dari 5.000 Titik Internet Gratis Tersebar di Tangsel
Pemkot Tangsel terus mengejar target perluasan jaringan digital melalui pembangunan infrastruktur internet yang lebih merata.
Hingga saat ini, jaringan internet gratis yang disediakan pemerintah telah menjangkau lebih dari 5.000 titik layanan di berbagai wilayah Kota Tangerang Selatan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 397 titik berada di lingkungan kantor pemerintahan dan fasilitas milik Pemkot Tangsel. Sementara 4.603 titik lainnya tersebar di area publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara langsung.
"Penyediaan akses internet gratis tersebut merupakan bagian dari program perluasan jaringan digital yang kini telah menjangkau lebih dari 5.000 titik layanan internet gratis di berbagai wilayah Kota Tangerang Selatan," jelas Asep.
Dorong Ekonomi Digital dan Literasi Teknologi
Pemkot Tangsel menilai akses internet menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Dengan semakin luasnya jaringan internet gratis, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pendidikan, usaha mikro, pemasaran digital, hingga pengembangan keterampilan baru.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kota digital yang terintegrasi dengan pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.
Program Masjid Digital Perkuat Syiar di Ruang Digital
Selain menyediakan infrastruktur internet, Diskominfo Tangsel juga menjalankan program Masjid Digital untuk memperkuat literasi digital dan aktivitas keagamaan di ruang siber.
Program tersebut dirancang untuk membantu pengurus masjid memanfaatkan teknologi sebagai sarana penyebaran informasi dan syiar keagamaan yang lebih luas.
"Melalui program bertajuk Masjid Digital, Pemkot hadir untuk memperluas syiar. Diskominfo menjadi jembatan publikasi dan amplifikasi syiar Islam di ruang digital," ujar Asep.
Pemkot Antisipasi Penyalahgunaan Teknologi
Meski terus memperluas akses internet gratis, Pemkot Tangsel menyadari adanya potensi penyalahgunaan teknologi digital. Oleh karena itu, penguatan kapasitas masyarakat dan literasi digital juga menjadi fokus utama dalam program tersebut.
Melalui edukasi dan pendampingan, pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan internet secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi warga.
