
Tangsellife.com - Ketua MPR RI ke-15 sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo atau Bamsoet, mengapresiasi ketahanan ekonomi Jawa Barat tumbuh kuat di tengah tekanan ekonomi global.
Menurutnya, ekonomi Jawa Barat tumbuh kuat menjadi bukti bahwa daerah mampu bertahan dan tetap berkembang meski dunia menghadapi perlambatan perdagangan, konflik geopolitik, hingga fluktuasi harga komoditas global.
Bamsoet menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tumbuh kuat pada 2025 bahkan melampaui angka nasional yang berada di kisaran 5,11 persen, dengan inflasi tetap terkendali di level 2,63 persen.
“Capaian ini menunjukkan fondasi ekonomi Jawa Barat sangat kuat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa stabilitas ini menjadi indikator penting bahwa struktur ekonomi daerah semakin kokoh di tengah tekanan global.
Menurut Bamsoet, ekonomi Jawa Barat tumbuh kuat karena ditopang oleh sektor industri pengolahan, perdagangan, logistik, konstruksi, serta investasi.
Kawasan industri seperti Karawang, Bekasi, Purwakarta, Subang, hingga kawasan Rebana menjadi magnet investasi baru, terutama di sektor otomotif, kendaraan listrik, elektronik, dan industri berbasis teknologi.
Informasi terkait investasi daerah dapat dilihat di:
https://www.bkpm.go.id
Bamsoet menyoroti inflasi Jawa Barat yang berada di angka 2,63 persen, lebih rendah dibanding inflasi nasional 2,92 persen. Menurutnya, kondisi ini sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Inflasi yang terkendali membuat daya beli tetap terjaga dan meningkatkan kepercayaan investor,” katanya.
Meski ekonomi Jawa Barat tumbuh kuat, Bamsoet mengingatkan masih banyak tantangan ke depan, mulai dari perlambatan ekonomi global, proteksionisme perdagangan, hingga disrupsi teknologi.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM, infrastruktur logistik, hilirisasi industri, dan inovasi ekonomi agar pertumbuhan lebih berkelanjutan.
Bamsoet menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya soal angka, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat.
“Yang penting adalah bagaimana pertumbuhan itu menciptakan lapangan kerja, mengurangi ketimpangan, dan meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya.